Menangis, Bolehkah?

Published October 21, 2012 by dita8

Siapa yang pernah mengangis?

Pasti semua manusia pernah mengangis, baik itu karena dia sedih atau karena senang. Lalu, apakah menangis itu salah?

Pernah mendengar ucapan “Anak laki-laki gak boleh menangis”, “laki-laki kalau nangis itu banci”, atau “iIh laki-laki kok nangis”. Satu lagi, “hanya karena itu, kamu mengangis? cengeng”.

Pertanyaannya: “Bolehkah kita mengangis?”, “Laki-laki itu boleh nangis gak sih?”, “emang kalau suka nangis berarti cengenng?”.

Baiklah kita akan membahas mengapa seseorang itu mengangis. Jadi ingat kata-kata Gamdalf dalam The Lord of The Ring 3 “Aku tidak akan berkata “Jangan menangis”, karena tidak semua air mata itu jahat”.

Menangis itu banyak sekali manfaatnya. Dalam sebuah artikel dari http://www.smartnewz.info/2011/10/7-keajaiban-setelah-menangis.html  terdapat beberapa manfaat dari menangis, antara lain:

1. Membantu penglihatan

Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

 

2. Membunuh bakteri

Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

 

3. Meningkatkan mood

Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

 

4. Mengeluarkan racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.

 

Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

 

5. Mengurangi stres

Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.

 

Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

 

6. Membangun komunitas

Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

 

7. Melegakan perasaan

Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

 

Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak. Seperti pernyataan kakak tingkatku “ Maka, menangislah jika menangis mampu mengembalikan ukiran senyum di wajahmu”.

Nah, sekarang apakah laki-laki boleh menangis?

Tentu, kenapa tidak?

Saya ingat ketika kuliah “Psikologi anak” dan “Pengasuhan anak”, salah satu dosen saya berkata bahwa “laki-laki yang menangis bukanlah karena dia cengeng, tetapi karena dia merupakan manusia yang juga berhak untuk menangis”. Dan ketika anak bunda masih kecil, sebaiknya tidak dilarang untuk menangis dan ketika menangis sebaiknya di redakan secepatnya. Hal ini dikarenakan apabila anak kita larang untuk menangis, maka ia akan menjadi anak yang kebal, dalam arti kurang sensitiv dengan keadaan sekitarnya. Anak yang tidak diperbolehkan untuk menangis memiliki hati yang dingin serta sulit untuk memiliki teman.

Tapi, jangan pula kita membiarkan anak menangis terlalu lama atau hingga menjerit atau menjadi histeris. Karena apabila sudah sampai histeris sudah beda lagi itu namanya. udah setan yang main.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: