Komunikasi dengan Pasangan

Published January 27, 2014 by dita8

Komunikasi merupakan salah satu faktor penting dalam sebuah hubungan. Suatu hubungan akan dikatakan baik atau tidak tergantung dari komunikasi yang mereka lancarkan. Jika komunikasinya lancar dan disertai dengan sikap saling terbuka maka akan baiklah hubungan tersebut. Namun bila sudah terdapat rahasia serta komunikasi mulai tidak lancar, maka perlu dipertanyakan dan introspeksi diri untuk masing-masing individu pasangan. Komunikasi merupakan pertukaran informasi atau pesan antara penyampai pesan kepada pemberi pesan dimana dalam prosesnya terkadang ada gangguan atau distorsi. Distorsi dan ganguan-gangguan inilah yang biasanya membuat adanya kesalah pahaman didalam suatu pasangan.

Ketika nantinya anda menikah ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun atau menjaga komunikasi dengan pasangannya, antara lain:
1. Bangunlah komunikasi yang terbuka.
Komunikasi terbuka ini memiliki arti tidak ada hal-hal yang disembunyikan atau di rahasiakan, “TERBUKALAH”. Pasangan anda perlu dan butuh untuk mengetahui kondisi pasangannya. Ketika dua insan telah bersatu maka mereka akan menjadi satu. Ketika satu merasakan sakit, maka yg lain juga akan merasakan sakit.

2. Sesibuk apapun anda sempatkan waktu untuk menanyakan kabar atau memberikan kabar.
Kondisi pasangan yang bekerja kantoran ataupun memiliki bisnis terkadang memakan hampir separuh hari yang ada, kesibukan ini terkadang dapat melupakan pihak-pihak yang ada disekitarnya. Sampai-sampai ada beberapa pasangan yang menjadi amnesia (lupa kalau sudah memiliki pasangan) karena sibuknya bekerja. Wahhh kondisi demikian jangan sampai terjadi.
Sesibuk apapun anda bekerja, usahakan berilah kabar pasangan anda “sudah makan?” “Gimana kerjanya, capek ya?” “Semangat bekerja, tersenyum ya” atau “jangan lupa makan ya sayang”. Apapun itu tetap jaga intensitas komunikasi yang ada.

3. Jangan pernah menunda-nunda menyelesaikan masalah.
Ketika sudah memiliki pasangan, terkadang akan ada masalah-masalah yang timbul, baik masalah ringan atau masalah berat. Oleh karena itu, JANGAN PERNAH MENUNDA MENYELESAIKAN MASALAH, jangan biarkan masalah itu atau ada kesalahan komunikasi melebihi satu hari. Jika karena ada suatu keadaaan yang membuat tidak bisa menyelesaikan dalam satu hari, maka selesaikan langsung ketika sudah bisa bertemu.
Dan ketika pasangan sedang marah maka ungkapkanlah, belajar untuk mengungkapkan perasaan yg ada di hati. Bukan dengan cara berteriak atau membentak, tapi dengan cara mengungkapkan secara langsung secara pelan dan tegas.

4. Bangun sikap romantis terhadap pasangan,
ROMANTIS?? What? Aku kan gak romantis.
Kalau kamu g romantis, belajarlah. Sesekali perlu mengungkapkan rasa sayang, dengan cara ketika waktu senggang dan hanya berdua, peganglah pasangan anda (yang udah halal sebaiknya yg melakukan ini) dan katakan “aku sayang kamu…..” (Titik-titik diisi dengan panggilan kesayangn). Dan jangan lupa disertai dengan berikan tatapan lembut dan senyum.
Atau hal-hal kecil lainnya, misalkan memegang pipinya, atau memencet hidung pasangan. Terkadang hal-hal kecil lebih dapat berkesan dibandingkan dengan hal-hal besar seperti makan malam di restoran besar. Bisa juga dengan cara setelah selesai sholat ketika pasangan memberi salam, maka pasangan cowok mengucapkan kata-kata sayang. Atau sebelum berangkat kantor, ciumlah kening pasangan perempuan sebagai tanda rasa aman dan nyaman. Sikap-sikap ini juga bisa digolongkan bentuk komunikasi pasangan, namun bukan secara verbal.
Masih banyak hal romantis yang dapat anda lakukan.

5. Ketika ingin berbicara serius, usahakan posisi sejajar sama rendah dan mata bertatapan.
Posisi duduk berhadapan adalah posisi yang paling baik untuk berkomunikasi dari hati-kehati pada pasangan. Kondisi dimana sejajar, kepala, wajah mata sejajar. Dalam kondisi ini pasangan dapat saling melihat ekspresi dan kondisi pasangannya, apakah sedih, marah, kesal, bahagia. Dan usahakan untuk dapat memegang tangan pasangannya untuk memberikan rasa nyaman, tenang dan tentram.

6. Biasakan berkomunikasi sebelum tidur.
Berbincang-bincang di tempat tidur sebelum tidur adalah saat yang sangat baik untuk menyampaikan sesuatu seperti uneg-uneg atau masalah. Karena posisinya sama-sama rendah dan mata bisa sama-sama bertatapan. Kondisi ini juga dapat lebih menumbuhkan rasa cinta dan sayang.🙂

Itu tadi beberapa hal yang bisa dilakukan, tidak perlu muluk-muluk. Biasa saja, tapi berarti dan nyaman. Lakukan dengan nyaman dan tenang agar pasangan anda merasa tenang dan nyaman juga.

#celotehan manusia yang masih belajar menjadi dewasa dan baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: