Tips dan Trik Berbicara di depan Umum

Published March 5, 2014 by dita8

Apakah anda merupak orang yang sulit untuk mengutarakan pendapat jika sedang bersama kelompok? Atau anda merupakan orang yang tidak berani untuk berbicara di depan umum? Bosan menjadi orang yang pasif dan ingin menjadi lebih percaya diri di depan banyak orang?
Berbicara di depan umum atau mengutarakan pendapat merupakan hal yang sulit bagi mereka yang kurang percaya diri. Tapi tahukah anda, sebnarnya orang-orang yang sudah terbiasa berbicara di depan umum pun sering menghadapi “demam panggung” sebelum mereka berhadapan dengan orang lain. Demam panggung bisa melanda siapa saja, tidak hanya para pembicara umum, karyawan, pemegang jabatan atau kaum terpelanjar pun bisa terserang demam panggung ketika harus mengutarakan pendapat atau usulan di suatu rapat yang berhadapan dengan orang banyak.
Sebenarnya demam panggung itu apa sih? Demam panggung adalah suatu kondisi dimana anda tiba-tiba kehilangan seluruh keberanian dan rangkaian kata yang telah anda susun dengan rapi sebelum anda menghadapi orang banyak atau ketika akan mengutarakan pendapat. Selain itu juga kondisi ketika anda kehilangan kontrol nberbicara sehingga anda manjadi tidak fokus dan terkesan tidak beujung dan berpangkal ketika harus menjelaskan sesuatu. Kondisi demam panggung ini dapat anda kurangi dengan melakukan beberapa cara antara lain yaitu: menenangkan diri anda dengan menarik dan menghembuskan nafas perlahan, menggerakkan tangan dan badan, sedikit melompat-lompat, mengembalikan fokus anda agar lebih konsentrasi, dan juga bisa dengan meminum beberapa teguk air putih.
Ada beberapa tips yang dapat anda terapkan agar anda bisa terlihat percaya diri dan meyakinkan ketika anda berbicara di depan umum. Yaitu:

1. Jaga Kecepatan Berbicara Anda.

Ketika anda berbicara di depan umum, anda harus bisa mengontrol laju berbicara anda sendiri. Jangan sampai terlalu cepat, karena orang-orang akan sulit mengerti apa yang sedang anda sampaikan. Namun, jangan pula terlalu lambat karena para audiens dapat kehilangan fokus dan menjadi bosan. Jadi, aturlah kecepatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

2. Kembangkan Kosa Kata Bahasa Anda.
Luangkanlah waktu anda untuk mempelajari dan menghapal kosa kata baru dengan membaca buku atau mendengarkan pembicaraan-pembicaraan publik atau menonton berita. Akan tetapi ketika melakukan presentasi atau berbicara di depan umum, sebaiknya, tidak menggunakan bahasa yang berlebihan yang membuat anda terlihat kurang cerdas dan kurang persiapan. Gunakanlah kata-kata yang sederhana dan mudah untuk dimengerti oleh audiense. Dan anda harus mengetahui terlebih dahulu siapa audiens anda sebelum menyusun kata atau kalimat yang akan digunakan. Gunakanlah istilah-istilah tertentu yang dapat membuat anda lebih terlihat berwibawa.

3. Gunakan Diafragma
Berbicaralah dengan menggunakan diafragmea (rongga dada). Hal ini dikarenakan penggunaan diafragma ini akan memberi Anda resonansi suara dan proyeksi.

4. Gunakan Gestur Tubuh
Menggunakan gestur tubuh (bahasa tubuh) seperti membuka tangan memberikan kesan bahwa anda tidak sedang menutupi atau menyembunyikan sesuatu atau infomasi. Menggerakkan tangan ketika berbicara juga dapat memacu aktivitas otak agar lebih lancar mengolah kata di dalam otak. Namun, jangan melakukan gerakan tangan secara berlebihan karena dapat mengganggu atau menghancurkan perhatian audiens anda.

5. Pelihara Kontak Mata Anda dengan Audiens.
Menjaga kontak mata antara pembicara dan audiens merupakan salah satu hal yang amat penting. Hal ini dikarenakan dengan menatap mata aidiens anda, anda seperti meyakini mereka atas apa yang anda sampaikan. Selain itu dengan melihat atau menjaga kontak mata anda dengan audiens, anda tidak kehilangan fokus ketika berbicara di depan umum.

6. Jaga Postur Tubuh Anda Tetap Berdiri Tegak.
Cobalah untuk tetap berdiri tegak setiap kali Anda berkesempatan berbicara di depan umum. Selalu sunggingkan senyum terbaik anda dan tidak dibuat-buat ketika anda di depan umum. Selain itu sebaiknya dihindari sikap memasukkan tangan, bekacak pingggang, atau melipat tangan anda ketika sedang berbicara di depan umum. Karena hal tersebut tidak baik dan memiliki arti seperti andalah yang paling mengetahui informasi tersebut.

7. Buanglah Beberapa Kata yang Tidak Berfungsi Baik.
Tidak dapat dipungkiri ketika kita berbicara di depan umum, pasti secara tidak sadar kita menggunakan atau menyatakan “eee…”, “Apa itu”, “anu”, atau “em…”. Mulai sekarang kurangi penggunaan kata itu, karena penggunaan kata atau frase itu akan membuat anda terlihat tidak percaya diri dan tidak profesional.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: