Refleksi Kehidupan

Published May 17, 2014 by dita8

“Melalui jalan penuh kelokan tajam dan tanjakan, dengan diselingi jurang terjal di kanan-kiri; tentu cukup melelahkan. Sama seperti kondisi jalanan itu, kadang hidup pun tak kalah berlikunya. Alpha sedikit, jatuhlah kita dalam nestapa, putus ada, kesendirian, dan semua yang membuat air mata tak henti berjatuhan. Jika sudah begini, kadang yang kita lakukan adalah mengeluh, mengasihani diri sendiri, bahkan mengutuh dan menyalahkan orang lain. Lupalah kita pada keindahan di antara jalanan berliku itu, yaitu sebuah proses menjadi pribadi yang lebih bersinar. “

Sumber: 101 Cerita Bijak dari Korea.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: