A Little Things About Love

Published June 2, 2014 by dita8

Cinta itu adalah sesuatu yang agung, ia merupakan dasar sebelum berkembang menjadi sayang.
Loh, emang cinta dan sayang berbeda kah?
Menurut saya, dari hasil diskusi, tukar pikiran, mendengarkan cerita, CINTA merupakan stage atau tahapan setelah suka dan tahapan awal sebelum berkembang menjadi Sayang.
Oo berarti ada tahapan-tahapannya ya?
YAP, benar sekali, jadi perasaan itu berkembang, ehmm kalau bisa saya buat tahapan, maka tahapannya adalah:
Perkenalan >> suka >> Cinta >> Sayang

Ada tiga tanda cinta menurut Sufyan bin Uyainah, yaitu:

    1. ” Barang siapa mencintai Alloh, maka ia pati mencintai orang yang dicintai Alloh.
    2. Barang siapa mencintai orang yang dicintai Alloh, maka ia akan mencintai sesuatu karena Alloh semata.
    3. Barang siapa mencintai sesuatu karena Alloh, maka ia akan senang jika amalannya tidak diketahui oleh orang lain.”

Setelah kita mengetahui tanda cinta, lalu apa buktinya kita mencintai sesuatu, atau apa saja bukti cinta sejati itu? Ada tiga bukti cinta sejati.
Rasulullah SAW pernah bersabda:

    “Bukti cinta sejati itu ada tiga, yaitu:
    1. Memilih kalam kekasihnya (Al-Qur’an) daripada kalam lain-Nya (hasil prosuk manusia);
    2. Memilih bergaul dengan kekasih-Nya daripada bergaul dengan yang lain;
    3. Memilih keridhoan kekasih-Nya daripada keridhaan yang lainnya.”

Tahukah kamu, cinta kepada Alloh itu ada 2 macam menurut sifatnya, yaitu:
1. Bersifat HARUS; karena faktor harus inilah, seorang hamba mengerjakan segala perintah Alloh dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya, dan ridha dengan taqdir yang ditetapkan-Nya.
2. Bersifat ANJURAN; mencintai Alloh dengan cara mengerjakan hal-hal yang bersifat sunnah, atau melakukan hal-hal yang disunnahkan agama dan menjauhi hal-hal yang bersifat syubhat.

  • Yahya bin Mu’adz mengatakan: “Setitik benih cinta kepada Alloh lebih aku sukai daripada mengerjakan ibadah tujuh pulu tahun”.
  • Dari perkataan ini bisa kita ambil kesimpulan bahwa sungguh tinggi dan agungnya kedudukan Cinta kepada Alloh ini, (saya saja masih belajar bagaimana meletakkan cinta kepada Alloh menjadi nomor satu dalam hidup ku).

    Cinta terhadap manusia sering menimbulkan kekecewaan, sering menimbulkan kemarahan, sering menimbulkan kegelisahan hati, dan sering memberikan harapan-harapan kosong.
    Sedangkan Cinta kepada Alloh, memberikan kedamaian hati, memberikan kepastian, tidak pernah mengecewakan, tidak pernah membawa kegundahan dan kegalauan, dan selalu memberikan kehangatan dan kelembutan.

    Mencintai seseorang yang sempurna sungguh merupakan mimpi setiap manusia. Namun, ketahuilah tidak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Hanya Alloh lah yang memiliki kesempurnaan itu. Mencintai seseorang yang mencintai Alloh adalah mimpi dari semua manusia di dunia ini. Oleh karena itu, untuk mendapatkannya, kita mempersiapkan diri, kita belajar untuk mencintai Alloh terlebih dahulu.
    Pantaskan diri, sholehah kan diri, perbaiki sikap dan akhlak diri.

    Posted from WordPress for BlackBerry.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: