Guru BK (Bimbingan dan Konseling)

Published August 28, 2014 by dita8

Jika anda ingin para murid memiliki moral yang baik, maka sekolah sendiri harus menjadi institusi yang bermoral/moral institusi. -Janet Brodesser-

Hai bunda, ayah dan semuanya. Sudah lama admin tidak menulis artikel yah, baik mengenai parenting, keluarga ataupun informasi-informasi lainnya. Maaf yah.

Kali ini admin akan berbagi informasi menarik mengenai deskripsi tugas guru BK. Nah, ngobrolin mengenai Guru BK/BP sepertinya langsung tergambar di otak kita sesosok guru yang sangar, pemarah, cerewet, dan kalau beurusan dengan beliau berarti anda merupakan anak bermasalah. Benar tidak?

Kasihan yah, salah satu dari profesi guru yang seharusnya ber”image”kan “guru penyelesai segala masalah” malah ber “image” “sangar, pemarah, garang”. Saya jd berfikir ulang, sebenarnya perlu gak sih “image” seperti itu di tonjolkan?

Sebenarnya, untuk menjadi seorang guru, pendidik, tidak harus memasang wajah seperti itu. Ada banyak teknik yang bisa kita lakukan untuk membuat anak menghormati dan dekat dengan kita. Pada tulisan selanjutnya, إِنْ شَاءَ اللهُ Saya akan bagikan kepada anda tips atau trik untuk menjadi guru yang asik, gaul, dekat dengan murid tetapi tetap di hormati dan di kagumi oleh murid.

Okey kita lanjut lagi yah, mengenai guru BK, tahukan kamu beberapa tugas pokok dari seorang guru BK itu (selain menyelesaiakan masalah siswa)? Okey, berikut beberapa deskripsi dari pekerjaan seorang Guru BK, yaitu:

    1.Menyusun dan melaksanakan program BK.
    2.Melaporkan pelaksanaan program BK pada setiap rapat sekolah.
    3.Meneliti laporan guru piket mengenai absent murid, dan murid yang sering absent dipanggil untuk dilakukan konsultasi.
    4.Menengahi laporan, informasi dari sesama petugas penyelanggara pendidikan tentang kasus murid.
    5.Melayani murid secara perorangan maupun kelompk untuk berkonsultasi.
    6.Mengadakan kunjungan rumah untuk berkonsultasi dengan orang tua murid perihal murid yang bersangkutan.
    7.Memanggil murid untuk diwawancarai, konsultasi dalam rangka membimbingnya.
    8.Membuat laporan dan analisa secara periodik kepada kela sekolah, staf urusan, dan wali kelas.
    9.Memberikan bimbingan dan penyuluhan secara berkesinambungan kepada murid, baik secara individu maupun secara berkelompok.
    10.Menentukan nilai kerajinan, kelakuan, dan kebersihan, khususnya untuk anak murid tertentu dan memberikan laporan kepada wali kelas.

Nah, ternyata banyak yah tugasnya. Semakin tau kita akan fungsi dan tugas guru maka akan semakin mengerti kita bahwa guru BK itu tidak bersantai-santai saja atau dikarenakan masuk kelas 1 jam (45-50 menit) jadi tidak banyak kerjanya, serta semakin memahami dan menghargai guru kita tersebut.

Guru memiliki peran sebagai pengasuh (pemberi kasih sayang), contoh, dan mentor. Menjadi seorang guru itu tidaklah mudah, saya yakin semua orang bisa mengajar, tapi tidak semua orang bisa mendidik.
“Saya mengkhawatirkan jika saya merupakan elemen penentu di dalam kelas… Sebagai guru, saya memiliki kekuatan yang sangat besar untuk membuat kehidupan siswa menjadi yang tidak karuan atau menjadikan mereka gembira. Saya dapat menjadi sebuah alat untuk menyiksa atau menjadi sebuah alat inspirasi. Saya dapat menghina atau bercanda, menyakiti atau menyembuhkan. Dalam segala situasi, sudah merupakan tanggung jawab saya untuk menentukan apakah sebuah konflik akan dibesar-besarkan atau diselesaikan, dan memperlakukan seorang anak dengan baik atau tidak” —Halim Ginott—

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: